Evolusi Generative AI: Dari Chatbot Menuju Agen Otonom
Kecerdasan Buatan (AI) telah berkembang pesat dari sekadar alat tanya-jawab seperti ChatGPT menjadi "AI Agents" yang mampu mengeksekusi tugas kompleks secara mandiri. Teknologi ini kini dapat merencanakan jadwal perjalanan, melakukan riset pasar, hingga menulis kode pemrograman tanpa instruksi langkah-demi-langkah dari manusia. Tantangan terbesarnya saat ini adalah masalah etika dan "halusinasi" AI, di mana model memberikan informasi salah dengan nada yang sangat meyakinkan. Perusahaan teknologi global kini fokus pada pengembangan Reasoning Models yang mampu berpikir logis sebelum memberikan jawaban.
Sumber: OpenAI Research | Google DeepMind
Komentar
Posting Komentar